Singaraja, 20 Oktober 2026 ||BapendaBeeJak
Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus berupaya mengoptimalkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui perluasan pemanfaatan kanal pembayaran digital yang mudah, cepat, aman, dan transparan.
Sebagai langkah strategis untuk mewujudkan hal tersebut, Bapenda Kabupaten Buleleng menggelar High Level Meeting (HLM) bertajuk “Optimalisasi Peran Desa Digital dalam Perluasan Kanal Pembayaran untuk Mendukung Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah”, Selasa (20/10), pukul 10.00 WITA, bertempat di Ruang Rapat Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Buleleng, Jalan Ngurah Rai Nomor 2, Singaraja.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, serta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam memperluas akses pembayaran digital hingga ke tingkat desa. Langkah ini diharapkan mampu mendukung elektronifikasi transaksi pemerintah daerah sekaligus meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.
HLM tersebut dihadiri oleh Direktur Teknologi Informasi BPD Bali, Kepala BPD Bali Cabang Singaraja, Kepala BPD Bali Cabang Seririt, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Buleleng, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Buleleng, serta Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Buleleng.
Turut hadir Sekretaris Bapenda Kabupaten Buleleng, para kepala bidang di lingkungan Bapenda Kabupaten Buleleng, Kepala UPTD I, II, dan III Bapenda Kabupaten Buleleng, serta perwakilan BUMDes dari berbagai desa di Kabupaten Buleleng.
BUMDes yang hadir meliputi BUMDes Mandala Giri Amertha Tajun, Giri Segara Les, Nugraha Tata Semaya Pejarakan, Sila Sakti Sejahtera Kayuputih, Bhuana Utama Panji, Padang Kerta Kekeran, Kencana Sari Amertha Pengelatan, Giri Amertha Gesing, Sari Bhuana Graha Tukad Sumaga, Sari Nadi Pemuteran, Mandara Lestari Banjarasem, Swadesi Sawan, Giri Mekar Lemukih, Rahayu Mesari Umeanyar, Anugrah Amerta Bumi Mengening, Banwa Baru Bebetin, Gunung Sari Mas Bulian, Kertha Winangun Sari Depeha, Samirana Sembiran, Sari Guna Amertha Sinabun, Sida Molih Kerobokan, Sidi Amertha Sangsit, Tunjung Mekar Tunjung, Valli Karya Lestari Bengkala, Widya Artha Wiguna Penuktukan, Karya Sari Pakisan, Kertajana Sambirenteng, serta Kartika Lestari Bakti Seraga.
Keterlibatan berbagai pemangku kepentingan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pembayaran digital yang terintegrasi dan menjangkau masyarakat secara lebih luas. Melalui dukungan teknologi dan kolaborasi dengan BPD Bali, BUMDes diharapkan dapat mengambil peran lebih aktif dalam memperluas kanal pembayaran digital serta mendukung kemudahan transaksi masyarakat.
Selain meningkatkan aksesibilitas layanan pembayaran, digitalisasi juga diharapkan dapat mendorong transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi pengelolaan transaksi pemerintah daerah. Dengan demikian, optimalisasi PAD dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan publik dan penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital.
Melalui pelaksanaan HLM ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat elektronifikasi transaksi pemerintah daerah, sekaligus mendorong terwujudnya pelayanan publik yang modern, efektif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.